Airlangga Sharia & Entrepreneurship Education Center (ASEEC) Tower

Airlangga Sharia & Entrepreneurship Education Center (ASEEC) Tower atau Gedung Syariah Tower UNAIR seperti yang telah lama dikenal, merupakan gedung serba guna yang baru saja selesai dibangun setelah melalui proses penantian yang lama.

 

Gedung berlantai delapan belas (18) lantai ini telah diotomatisasi melalui Building Automation System membantu mengurangi penggunaan energi dan menjaga keamanan gedung. 

 

Kemunculan ASEEC Tower merupakan bentuk dukungan UNAIR terhadap kegiatan seluruh sivitas akademika, dan juga merupakan landmark unik UNAIR.

 

Mari mengenal ASEEC Tower lebih banyak

 

ASEEC Tower menyediakan fasilitas utama seperti:

 

Meeting room/Training Room

Direktorat Sarana dan Prasarana Universitas Airlangga (DITSARPRAS UNAIR) memiliki 6 meeting room dengan kapasitas dan desain interior yang bervariasi, tentunya ruangan-ruangan tersebut telah dipertimbangkan dengan matang demi memaksimalkan kenyamanan dan meningkatkan konsentrasi pengguna.

 

Ruang BALI

 

Auditorium

Ruang serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai acara seperti seminar, wisuda, public speaking, dan lainnya. Layout teater berbentuk persegi panjang dirancang untuk kenyamanan pengguna.

 

Auditorium Ternate

 

Ruang Kuliah

Gedung ini juga menyediakan ruang kuliah untuk proses belajar mengajar mahasiswa Magister (S2) dan Doktoral (S3). Ruang kuliah yang terletak di lantai 8,9, dan 10 telah dilengkapi dengan layout kursi dan daya tampung yang berbeda.

 

Ruang Doctor by Research

Ruangan ini didedikasikan bagi mahasiswa Doctor by research untuk mendukung produktivitas dan perannya dalam meningkatkan publikasi internasional UNAIR, dan dilengkapi dengan mini pantry.

 

Ruang Visiting Lecturer

Ruangan visiting lecturer adalah ruangan untuk dosen tamu dan dosen pengampu mata kuliah. Ruangan ini disediakan bagi dosen untuk kenyamanan selama waktu tunggu. Selain sebagai tempat menunggu, ruangan ini juga dapat digunakan oleh dosen untuk mempersiapkan materi perkuliahan, atau tempat berdiskusi dengan dosen lain.

 

Hall/Aula Serbaguna

Terdapat dua (2) hall serbaguna dengan kapasitas yang memadai dan menawarkan layout yang berbeda yaitu classroom style dan grandstand style. Hall berkonsep tradisional dengan dekorasi dan ornamen yang tegas dan elegan. Perpaduan warna putih, coklat tua, dan krem, memberikan kesan hangat dan nyaman.

 

Indoor Sport Center

ASEEC Tower juga menyediakan fasilitas olahraga berupa 3 line lapangan badminton indoor.

 

Lapangan Badminton Indoor ASEEC Tower

 

ASEEC Tower juga menyediakan fasilitas pendukung seperti:

 

Lobby

Fasilitas di lobby antara lain berbagai area tempat duduk, koridor lift, meja resepsionis, meja, kursi, dan sofa untuk tempat duduk dan ruang tunggu tamu. Meja resepsionis berfungsi sebagai tempat registrasi tamu dan staff yang bertugas.

 

Tempat Ibadah (Mushola)

Beberapa lantai memiliki mushola dan area kamar mandi terpisah untuk laki-laki dan perempuan.

 

Area Parkir

Tersedia area parkir motor dan mobil. Area parkir disediakan secara terpisah antara untuk karyawan atau staf gedung dan untuk tamu dan mahasiswa. 

 

Ruang Laktasi

Ruangan yang terletak di lantai 1 ini dilengkapi dengan fasilitas menyusui dan memerah ASI untuk menyusui bayi, memeras ASI, menyimpan ASI perah, dan/atau konseling menyusui/ASI. 

 

Toilet

Gedung menyediakan toilet laki-laki dan perempuan. ASEEC Tower juga merupakan gedung ramah disabilitas, sehingga gedung ini juga menyediakan toilet disabilitas. Setiap lantai menyediakan ketiga toilet ini.

 

Amenities

Ada beberapa stan food court, cafe outdoor, restaurant, dan toko (store). Ada berbagai macam makanan untuk dipilih dengan stan-stan yang menjualnya.

 

Griya Tawa

 

Tidak hanya seluruh sivitas akademika UNAIR yang dapat menikmati kemewahan dan kemegahan fasilitas gedung ASEEC Tower, masyarakat publik juga dapat merasakannya dengan memesan properti yang dikomersialkan atau disewakan melalui situs resmi SIPARU (Sistem Pemanfaatan Ruang Direktorat Sarana Prasarana Universitas Airlangga).

  Kirim